Cara Jitu Mencegah Penyakit Gondongan Pada Anak

penyakit gondongan

Mencegah Penularan Penyakit Gondongan | Penyakit gondongan atau yang memiliki nama lain mumps merupakan penyakit yang akibat dari infeksi yang disebabkan oleh virus yang menyerang kelenjar parotis secara tiba-tiba. Pada umumnya penyakit gondongan ini banyak menyerang dan ditemui pada anak-anak, khususnya di usia 5 sampai 19 tahun. Tanpa ada penanganan yang baik penyakit gondongan ini akan menimbulkan komplikasi yang serius.

Kelenjar ludah terletak dibawah daun telinga. Biasanya kelenjar sebelah kiri lebih rentan terhadap serangan virus dibandingkan yang kanan. Akan tetapi banyak juga kasus kedua sisi (kanan dan kiri)) dua-duanya terserang virus.

Proses perjalanan penyakit gondongan sebenarnya sangat mudah untuk diketahui dengan mengamati tanda-tanda seperti dibawah ini:

Sekitar 24 jam sebelum terinfeksi

Biasanya anak akan mengelur saat sakit di daerah sekitar telinga. Rasa sakit ini semakin bertambah saat mengunyah.

Pada hari berikutnya

Kelenjar ludah mulai akan membengkak, biasanya dimulai dari bawah telinga. Akibatnya daun telinga si kecil agak terdorong keatas dan keluar. Anak biasanya akan semakin rewel karena rasa nyerinya yang benar-benar hebat.

Dalam waktu 3-7 hari

Kelenjar ludah yang membengkak bisa mecil secara bertahap. Penyakit gondongan ini merupakan penyakit yang menular, karena penyebabnya adalah virus. Jadi tidak heran apabila anak-anak mudah tertular penyakit ini. Cara penularannya bisa melalui kontak langsung dengan penderita dengan cara seperti berikut:

  • Memakai peralatan makan penderita.
  • Memakai saputangan penderita
  • Melalui percikan ludah ketika penderita batuk dan bersin

Selain kelenjar ludah, virus penyakit gondongan ini bisa menyebabkan komplikasi karena menyerang organ-organ tubuh lain, seperti sistem saraf, pankreas, organ reproduksi, selaput otak bahkan bisa sampai ke otak.

Perlu anda catat, komplikasi ini bisa terjadi antara 3-10 hari setelah kelenjar ludah membengkak. Adapun gejala komplikasi berupa kejang dan penurunan kesadaran.

Pencegahan

Sebenarnya, setiap bayi yang baru saja lahir sudah dibekali kekebalan tubuh yang diperoleh dari ibunya. Kekebalan lain juga bisa diperoleh melalui imunisasi. Namun kekebalan tubuh ini hanya bisa bertahan 12-15 bulan setelah si kecil lahir.

Biasanya vaksinasi gondongan ini diberikan bersama dengan vksin campak dan rubela. Maka dari itu vaksin yang diberikan yaitu MMR ( Measles, Mumps, dan Rubella ). Vaksin ini juga bisa memberi kekebalan seumur hidup.

Sebaiknya vaksinasi MMR ini diberikan setelah anak berumur 15 bulan. Pertimbangan ini diambil karena yang diberikan berupa virus hidup yang sudah dilemahkan. Kalau diberikan pada bayi yang berusia kurang dari 15 bulan, akan dikhawatirkan virus ini menjadi ganas.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *